Selamat Hari Penerjemahan Internasional 2016!

Hari ini, 30 September, adalah hari yang istimewa untuk para penerjemah dan dunia penerjemahan. Ya, 30 September adalah Hari Penerjemahan Internasional.

Poster resmi Hari Penerjemahan Internasional 2016 yang dikeluarkan oleh FIT.
Poster resmi Hari Penerjemahan Internasional 2016 yang dikeluarkan oleh FIT.

Seperti kami sebutkan dalam tulisan kami sebelumnya, tanggal 30 ditetapkan sebagai Hari Penerjemahan Internasional oleh Fédération Internationale des Traducteurs (FIT) atau Federasi Penerjemah Internasional. Ketetapan itu dibuat pada saat federasi itu didirikan pada tahun 1953. Tanggal 30 September dipilih karena tanggal itu adalah perayaan hari Santo Jerome, penerjemah Bibel yang dianggap sebagai santo-nya para penerjemah.

Perayaan Hari Penerjemahan Internasional tahun 2016 ini bertema “Translation and Interpretation: Connecting Worlds” (Penerjemahan dan Penjurubahasaan: Menghubungkan Dunia). Tema ini, yang kebetulan merupakan usulan dari American Translators’ Association (ATA), konon ditetapkan setelah menyaring usulan-usulan lain yang disampaikan oleh anggota-anggota Federasi.

Menurut situs web resmi FIT, inilah arti dari Connecting Worlds dalam tema perayaan tahun ini (kami kutip dan terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia):

“Dunia penerjemah dan dunia juru bahasa adalah dua profesi yang diabdikan pada satu tujuan: memfasilitasi komunikasi antar bangsa. Pada saat dunia semakin terintegrasi, pembinaan pemahaman antar penutur yang sangat banyak menjadi semakin penting dari masa-masa sebelumnya. Secara tertulis maupun lisan. Juru bahasa dan penerjemah berada di titik pertemuan yang memengaruhi perkembangan bisnis, ilmu pengetahuan, kedokteran, teknologi, hukum internasional, politik, dan sejumlah bidang-bidang lain. Kita memungkinkan masing-masing dunia ini untuk saling belajar demi kemaslahatan masyarakat secara umum. Membukakan dunia untuk kita semua adalah peran penerjemah dan juru bahasa dalam menghubungkan dunia.

Untuk menutup tulisan ini kami akan kutip surat Al Hujurat ayat 13 (QS 49:13) yang terjemahannya kurang lebih sebagai berikut:

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Kenal-mengenal dan saling memahami adalah salah satu tujuan Tuhan menciptakan manusia berbangsa-bangsa. Penerjemah dan juru bahasa adalah profesi yang memfasilitasi proses saling mengenal dan saling memahami itu.

Selamat Hari Penerjemahan Internasional, kawan-kawan penerjemah dan juru bahasa!

Kopdar Himpunan Penerjemah Indonesia Komisariat Jawa Barat September 2016

Dilaporkan oleh: Eki Qushay Akhwan 
Penerjemah Ultimaa

Siapa bilang penerjemah hanya bekerja di belakang meja dan tidak punya banyak waktu untuk bersosialisai? 🙂

"Yang kesasar ke Volendam ... :D" Foto bersama sebagaian anggota HPI Komisariat Jawa Barat yang hadir dalam acara Kopdar September 2016. Foto dari kamera mbak Lani Utoyo.
“Yang kesasar ke Volendam …” Foto bersama sebagaian anggota HPI Komisariat Daerah Jawa Barat yang hadir dalam acara Kopdar September 2016. Foto dari kamera kak Lani Utoyo.

Penerjemah juga manusia. Kami juga suka berkumpul, berbagi, dan ssttt ……… bergosip!

Kumpul-kumpul memang mengasyikkan. Apalagi kalau yang berkumpul adalah teman-teman seprofesi. Obrolan yang terjadi pasti bukan cuma soal apa dan siapa, tapi juga tentang hal-hal yang bermanfaat untuk profesi mereka. Kumpul-kumpul kolegial di antara teman-teman seprofesi konon memang merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun solidaritas dan kerja sama profesi.

Nah, karena alasan itulah, Ricky Zulkifli, ketua baru HPI Komda Jawa Barat 2016 – 2019 yang terpilih pada tanggal 28 Agustus yang lalu, mengagendakan lagi acara kopdar (kopi darat) bulanan. Acara kopdar ini dulu pernah menjadi acara rutin HPI Komda Jabar, namun karena satu dan lain hal sempat terhenti. Kini acara itu dicoba dihidupkan lagi agar keakraban, solidaritas, dan kerja sama antaranggota bisa semakin terbangun dan keberadaan HPI sebagai organisasi profesi menjadi semakin solid.

Kopdar pertama di bawah kepemimpinan Ricky Zulkifli ini digelar di  Koffie Tijd, kedai kopi dan resto bernuansa Belanda di jalan Citarum nomor 30, Bandung, pada hari Ahad, 18 September yang lalu. Dari 18 orang yang menyatakan akan hadir di acara tersebut, 11 orang bisa hadir, termasuk satu rekan dari Depok yang sengaja menyempatkan diri datang ke Bandung dalam rangka acara kumpul-kumpul ini.

Kopdar (kopi darat), acara kumpul-kumpul santai anggota HPI Komisariat Jawa Barat.
Kopdar (kopi darat), acara kumpul-kumpul santai anggota HPI Komisariat Daerah Jawa Barat.

Acara santai yang berlangsung dari pukul 10:00 hingga sekitar pukul 15:00 WIB itu diisi dengan obrolan-obrolan santai khas penerjemah: tentang pengalaman-pengalaman pribadi sebagai penerjemah, tentang bahasa, tentang ide-ide untuk HPI dan profesi penerjemah, dan lain-lain. Untuk saya sendiri, acara itu adalah kesempatan untuk bertemu muka dengan  beberapa rekan penerjemah anggota HPI Komda Jabar yang selama ini hanya saya kenal nama dan fotonya dari Grup Facebook.

Acara kopdar berikutnya menurut rencana akan diadakan di Depok pada bulan Oktober dan dituanrumahi oleh rekan Sunu Tri Susatyo. Acara digelar di Depok agar rekan-rekan penerjemah di Priangan Barat (Bogor, Depok, Bekasi, dan lain-lain) bisa hadir dan ikut meramaikan acara ini.

 

 

Selamat Datang di Rumah Baru Ultimaa

Ultimaa memang nama baru di dunia penerjemahan Indonesia. Namun orang-orang yang berada di balik nama itu bukan pemain-pemain baru di dunia penerjemahan. Gagasan tentang pembentukannya pun telah cukup lama dirancang dan dibicarakan. Alhamdulillah, tahun ini gagasan itu menjadi kenyataan.

Kami sengaja memilih bulan September untuk meluncurkan dan memperkenalkan Ultimaa kepada Anda karena bulan ini adalah bulan yang istimewa untuk para penerjemah. Tanggal 30 September adalah Hari Penerjemahan Internasional (International Translation Day).

Tanggal 30 September ditetapkan sebagai Hari Penerjemahan Sedunia oleh Federasi Penerjemah Internasional (Perancis: Fédération Internationale des Traducteurs, Inggris: International Federation of Translators) untuk menunjukkan solidaritas antar komunitas penerjemah, mengangkat harkat penerjemahan sebagai suatu profesi, dan meningkatkan profesionalisme penerjemahan sebagai suatu disiplin keahlian.

Ultimaa digagas oleh beberapa penerjemah profesional di Bandung sebagai suatu kelompok atau jejaring kerjasama yang bertujuan untuk memberikan layanan terbaik kepada para pengguna jasa penerjemah. Selain itu, dalam jangka panjang, kami juga i-ngin agar Ultimaa tidak hanya menjadi tempat di mana Anda dapat menemukan penyedia jasa penerjemahan yang andal dan berkualitas, namun juga menjadi wahana pendidikan dan pelatihan tempat para penerjemah profesional berbagi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman mereka dengan para penerjemah muda dan calon-calon penerjemah.

Sebagaimana layaknya bangunan yang baru berdiri, rumah Ultimaa tentu masih memiliki banyak kekurangan. Rumah Ultimaa memang telah kokoh berdiri. Atap serta pintu telah terpasang pada tempatnya. Dinding pun telah dicat dengan warna yang menarik. Namun demikian, kami sadari sepenuhnya bahwa perlengkapan rumah kami masih perlu ditambah, ditata dan ditempatkan sedemikian rupa sehingga tamu-tamu kami bisa merasa nyaman dan terlayani dengan baik di rumah kami. Itu menjadi pekerjaan rumah dan prioritas kami dalam waktu dekat ini.

Meskipun rumah kami belum sempurna, kami yakin sepenuhnya bahwa kualifikasi, pengalaman, dedikasi dan komitmen para penghuni rumah kami sebagai penerjemah dan ahli bahasa profesional telah siap menyambut, membantu dan memberikan layanan penerjemahan terbaik kepada Anda, karena kepuasan Andalah tujuan utama keberadaan kami.

Selamat datang di rumah (baru) Ultimaa!